PELAPORAN HASIL ANALISIS REGRESI MODERASI

Hasil analisis regresi secara keseluruhan menunjukkan angka R2 sebesar 42%, F=10,7 dengan signifikansi p kurang dari 0,0001. Berarti ada hubungan yang signifikan antara variabel dependen (kinerja manajerial) dengan semua prediktornya (variabel independen). Variasi perubahan kinerja manejerial dijelaskan oleh semua variabel independen sebesar 47%. Tabel menunjukkan bahwa pengaruh partisipasi terhadap kinerja manajerial tidak signifikan. Hasil penelitian ini, dengan demikian, menolak hipotesis (1) yang menyatakan bahwa partisipasi yang tinggi akan meningkatkan kinerja manajerial. Interaksi antara partsipasi dengan struktur menunjukkan koefisien positif sebesar 1,314 pada tingkat signifikansi p kurang dari 0,010. Artinya struktur desentralisasi mempunyai pengaruh moderating terhadap hubungan antara anggaran partisipatif dengan peningkatan kinerja manajerial. Dengan demikian, hasil penelitian ini mendukung hipotesis (2) yang menyatakan bahwa partisipasi yang tinggi dalam penyusunan anggaran akan mempunyai pengaruh positif pada struktur desentralisasi, dan pengaruh negatif pada pada struktur sentralisasi.

[Lihat Gambar Tabel Ringkasan Hasil Analisis]

Dasar pemikiran yang mendukung temuan tersebut, bahwa keefektifan anggaran partisipatif tidak hanya memerlukan keterlibatan para manajer pada level yang lebih rendah, melainkan juga perlu adanya pendelegasian wewenang kepada mereka, sehingga mereka mempunyai wewenang yang lebih besar untuk mempengaruhi target anggaran yang menjadi pedoman penilaian kinerja mereka. Para manajer lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya sesuai dengan anggaran, karena mereka terlibat dalam proses penyusunannya dan menerima pendelegasian wewenang yang relatif lebih besar dalam pembuatan keputusan yang berkaitan dengan anggaran. Partisipasi dan pendelegasian wewenang kepada para manajer pada struktur desentralisasi kemungkinan menyebabkan perasaan yang lebih nyaman dalam melaksanakan kegiatan, sehingga mereka lebih dapat meningkatkan kinerjanya dibandingkan dengan para manajer pada struktur sentralisasi.

Sumber : Indriantoro, N. dan Supomo, B. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akutansi dan Manajemen. h.232-233.

==================================================

Sebuah variabel akan terbukti menjadi variabel moderasi, jika hasil uji koefisien untuk interaksi adalah signifikan. Moderasi akan bersifat pure mediation, jika hasil uji koefisien pada variabel moderasi adalah tidak signifikan. Sedangkan jika hasil uji koefisien pada variabel moderasi adalah signifikan, maka akan bersifat quasi moderation.

Semoga bermanfaat.

Foto Statistical Training Centre Malang.
Foto Statistical Training Centre Malang.

About stcmalang

Kami Lahir, sebagai lembaga training statistik yang melayani Mahasiswa S1, S2 dan S3.Berdiri sejak 1997,Lembaga ini di gawangi oleh Arif Kamar Bafadal, S.Si. M.Si Alamat Kantor : Jalan Soekarno Hatta DR 09 Malang Telp.(0341) 8424 000 Motto kami: Belajar Mengolah Data Mulai Dari Nol Semua Pasti Bisa Mengolah Data Sendiri
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s