OPERASI MATRIK MENGGUNAKAN EXCEL

Operasi matriks yang sering digunakan dalam rangkaian proses analisis dalam statistika antara lain menghitung : penjumlahan, pengurangan, perkalian, invers, nilai determinan, trace, nilai eigen dan banyak lagi lainnya. Pada postingan ini hanya akan dibahas teknis menghitung nilai determinan, perkalian matriks dan invers matriks dalam MS Excel. Sebagai contoh akan digunakan matriks A dan B yang berordo 3×3.

Matrik A

2     4     3
6     1     5
9     8     7

Matrik B

2     5     7
8     3     6
4     5     3

 

(i) Menghitung Nilai Determinan

Matriks A ada pada sel B2:D4. Posisikan sel pada F2, pilih menu Formulas | Insert Function, pada kotak or select a category pilih Math & Trig, kemudian dalam kotak select a function cari MDETERM, klik OK (Lihat Gambar 1). Selanjutnya pada kotak Array, masukkan area sel matrik (dalam contoh ini adalah B2:D4), klik OK (Lihat Gambar 2). Maka pada sel F2 akan dihasilkan nilai 63 sebagai nilai determinan matrik A atau ditulis |A|. Dengan cara yang sama hasil untuk |B| adalah 154.

Slide1

 

Slide2

 

(ii) Menghitung Hasil Kali Matrik

Perkalian matrik A dan B mengharuskan kolom A sama dengan baris B. Langkah teknis dalam Excel. Blok area hasil perkalian matriks, pada contoh ini adalah B10:D12.

Pilih menu Formula | Insert Function pada kotak or select a category pilih Math & Trig, cari MMULT dalam kotak select a function, klik OK (Gambar 3). Isikan matrik A dengan melakukan blocking pada area sel B2:D4 sebagai array1 (setelah blocking dalam kotak akan terisi tulisan B2:D4).

Slide3

Pindahkan kursor ke kotak Array2, isikan matrik B dengan melakukan blocking pada area sel B6:D8 sebagai array2 (setelah blocking dalam kotak akan terisi tulisan B6:D8). Jangan klik OK, tetapi secara bersamaan tekan Shift+Ctrl+Enter, maka akan dihasilkan hasil kali matrik (Gambar 4).

Slide4

 

(iii) Menghitung Invers Matrik

Sebagai contoh akan dihitung invers matrik dari hasil kali matrik A dan B (hasil perkalian ada pada sel B10:D12. Pertama blok area sebagai tempat hasil invers matriks, pada contoh ini adalah B14:D16.

Pilih menu Formula | Insert Function pada kotak or select a category pilih Math & Trig, cari MINVERSE dalam kotak select a function, klik OK. Pada isian di kotak Array isikan sel sesuai matrik yang akan dihitung inversnya yaitu B10:D12. Jangan klik OK, tetapi secara bersamaan tekan Shift+Ctrl+Enter, maka akan dihasilkan hasil invers matrik (Gambar 5).

Slide5

 

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Informasi dan permintaan training bisa menghubungi pak Khasanuddin di 0817.048.77.26

About stcmalang

Kami Lahir, sebagai lembaga training statistik yang melayani Mahasiswa S1, S2 dan S3.Berdiri sejak 1997,Lembaga ini di gawangi oleh Arif Kamar Bafadal, S.Si. M.Si Alamat Kantor : Jalan Soekarno Hatta DR 09 Malang Telp.(0341) 8424 000 Motto kami: Belajar Mengolah Data Mulai Dari Nol Semua Pasti Bisa Mengolah Data Sendiri
This entry was posted in BASIC STATISTICS and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s