NASI GORENG DAN ANALISIS REGRESI

albertPada beberapa variabel, satu variabel memiliki perubahan nilai yang tergantung pada variabel lainnya dan tidak berlaku kebalikannya. Maka dalam kumpulan variabel tersebut ada yang berfungsi sebagai variabel terikat dan variabel bebas. Nama lain dari variabel terikat adalah variabel akibat,  dependen atau respon. Variabel terikat mempunyai simbol “Y”. Sedangkan variabel terikat mempunyai sebutan lain variabel sebab, independen, prediktor atau regressor. Pada variabel diberikan simbol “X”.

Berikut adalah beberapa contoh hubungan sebab akibat Jumlah uang yang akan dibelanjakan dalam suatu keluarga sangat tergantung pada berapa besar pendapatan keluarga tersebut dalam satu bulan, akan tetapi tidak berlaku kebalikannya.

Kemampuan produksi dalam sebuah usaha kecil ditentukan oleh berapa banyak jumlah karyawan yang dimiliki perusahaan.  Perasaan puas bekerja dalam sebuah organisasi akan mengalami perubahan ketika kebijakan tentang kompensasi diatur menjadi lebih layak dan adil.

Anda tentu dapat merasakan lezatnya nasi goreng yang sedang disantap. Akan tetapi ketika menu nasi goreng itu akan beli di tempat yang berbeda ternyata cita rasa yang diperoleh juga berbeda. Dengan berbagai nama entah itu nasi goreng “Juara Indonesia”, nasi goreng “Gandrung”, nasi goreng “Pak Joko” atau nasi goreng “Ken Arok” sebenarnya menggunakan komponen-komponen yang sama dalam resep masakannya akan tetapi dalam kadar yang berbeda.

Komponen utama pada nasi goreng antara lain : bawang merah, bawang putih, cabe merah, saus tomat, minyak wijen, merica, kecap, telur dan daging ayam. Apakah jumlah bawang putih yang berbeda akan menyebabkan rasa menjadi berbeda? Apakah perbedaan komponen lainnya juga akan mengakibatkan perbedaan rasa? Jelas bahwa masing-masing komponen akan memiliki konstribusi dalam menentukan cita rasa nasi goreng yang akan dibuat? Dari berbagai komponen itu, manakah yang paling menentukan rasa? Kontribusi ini dalam pemodelan statistika akan disebut dengan bobot atau koefisien pengaruh.

Bentuk persamaan regresi linier secara umum adalah :

Y = b0 + b1X1 + b2X2 + ….. + bpXp + e

Dalam analisis regresi terdapat dua uji statistik. Pertama, uji-F untuk menguji adanya pengaruh gabungan atau simultan dari seluruh variabel bebas. Kedua, uji-t untuk pengaruh parsial dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Maksud dari kata “parsial” adalah pengaruh perubahan suatu variabel bebas terhadap variabel terikat “dengan menganggap variabel bebas lainnya bernilai tetap”.

Dalam contoh nasi goreng, pengaruh secara simultan bisa disetarakan dengan pengaruh atas perbedaan “resep”. Sedangkan pengaruh secara parsial dapat disetarakan dengan pengaruh atas penambahan atau pengurangan bahan-bahan tertentu di dalam resep.

About stcmalang

Kami Lahir, sebagai lembaga training statistik yang melayani Mahasiswa S1, S2 dan S3.Berdiri sejak 1997,Lembaga ini di gawangi oleh Arif Kamar Bafadal, S.Si. M.Si Alamat Kantor : Jalan Soekarno Hatta DR 09 Malang Telp.(0341) 8424 000 Motto kami: Belajar Mengolah Data Mulai Dari Nol Semua Pasti Bisa Mengolah Data Sendiri
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s