MODEL MEDIASI SEDERHANA

MEDIASI-GB1-3Model yang dicontohkan seperti pada gambar terdiri atas 3 variabel yaitu : Kompensasi, Kepuasan Kerja dan Kinerja. Agar mudah menangkap maksud dari mediasi, struktur pemodelan terbagi atas 3 bagian.

Gambar 1, hasil pemodelan pengaruh kompensasi terhadap kinerja. Pada model ini hanya terdiri atas 2 variabel saja, dan didapatkan koefisien jalur sebesar 0.70. Hasil analisis dimaknai bahwa kinerja tergantung pada kompensasi. Artinya, pada kalangan karyawan yang merasa kompensasi sudah mencukupi maka kinerja karyawan tersebut lebih baik. Kesimpulan sementara, untuk meningkatkan kinerja maka harus dilakukan perbaikan atau evaluasi terhadap kompensasi yang diterima karyawan.

Gambar 2, hasil pemodelan pengaruh kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja. Model kedua menambahkan variabel kepuasan kerja. Penambahan variabel ini dimaknai bahwa diduga ada variabel lain yang mempunyai kontribusi jauh lebih kuat terhadap kinerja. Karyawan akan dapat berkinerja lebih baik apabila ia menyukai pekerjaan itu. Seolah, kompensasi yang “tidak pantas” tidak menghalangi terbentuknya kinerja tinggi karena rasa puas terhadap pekerjaan. Pada analisis dugaan ini cukup beralasan, karena koefisien jalur pada Gambar 1 yang semula berharga 0.70 akhirnya melemah menjadi 0.48. Sementara itu koefisien jalur dari kepuasan kerja adalah lebih besar dengan nilai 0.56.

Gambar 3, hasil pemodelan pengaruh kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja dengan memposisikan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Pada gambar 2, status variabel kepuasan kerja masih sebagai variabel bebas. Pada saat model di Gambar 2 dibangun, akan muncul dugaan lain, apakah terdapat struktur hubungan diantara kompensasi dengan kepuasan kerja? Dengan kata lain, apakah perbedaan tingkat kepuasan kerja tergantung pula pada respon terhadap kompensasi? Pada hasil analisis, koefisien jalur dari kompensasi terhadap kepuasan kerja adalah 0.57. Bila diperhatikan lebih lanjut, ternyata koefisien jalur dari kompensasi terhadap kinerja turun lagi menjadi 0.42.

Rangkaian pemodelan ini telah memberikan cukup bukti bahwa kepuasan kerja dapat berperan sebagai variabel mediasi karena mampu memperlemah hubungan langsung dari kompensasi terhadap kinerja.

About stcmalang

Kami Lahir, sebagai lembaga training statistik yang melayani Mahasiswa S1, S2 dan S3.Berdiri sejak 1997,Lembaga ini di gawangi oleh Arif Kamar Bafadal, S.Si. M.Si Alamat Kantor : Jalan Soekarno Hatta DR 09 Malang Telp.(0341) 8424 000 Motto kami: Belajar Mengolah Data Mulai Dari Nol Semua Pasti Bisa Mengolah Data Sendiri
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s